Senin, 04 Maret 2019

Tahap Produksi : Bermain Dengan Kamera

Hasil gambar untuk bermain dengan kamera

Dalam produksi video maupun film, ada sekitar 14 tipe shot dalam pengambilan gambar yang biasa digunakan sebagai acuan para tim produksi (khususnya departemen kamera), masing-masing tipe shot tersebut memiliki fungsi berbeda, hal ini disesuaikan dengan isi pesan yang ingin disampaikan melalui bahasa visual.

A. Terminologi tipe shot (Shot size/type of shot atau ukuran shot), sampai saat ini memang sangat bervariasi di lingkungan produksi audio visual, meski demikian tetap ada prinsip-prinsip dasar yang sama dalam implementasinya. Pemberian nama dan pedoman untuk beragam tipe shot tersebut sampai saat ini seolah telah menjadi  kesepakatan umum di industri video, film dan televisi.

Macam-macam Tipe Shots dalam pengambilan gambar yang sering digunakan dalam produksi film dan video diantaranya :

1. Extreme wide shot
merupakan tipe shot yang digunakan untuk menunjukkan sebuah lingkungan dimana subyek film berada. Tipe shot ini seringkali dipakai untuk membangun suasana sebuah adegan, subyek film terkadang hampir tak tampak dalam visual karena penggunaan sudut pandang lebar yang ekstrim.
contoh shot - Extreme Wide Shot 
Extreme Wide Shot
EWS juga sering digunakan dalam film kolosal yang melibatkan ribuan subyek, dengan menggunakan tipe shot ini jumlah pasukan skala besar dan megah dapat digambarkan secara sempurna.

2. Very Wide Shot (VWS)
Very Wide Shot merupakan tipe shot sangat luas, namun secara visual lebih sempit jika dibandingkan dengan tipe Extreme wide shot. 
Very Wide Shot (VWS)
Very Wide Shot (VWS)
Pengambilan gambar dengan tipe Very Wide Shot ini masih sangat memungkinkan untuk mengambil banyak subyek dalam sebuah frame. Meskipun subjek film sudah dapat terlihat dengan shot ini, tetapi belum ada penekanan, karena tipe shot ini masih dalam rangka membangun suasana lingkungan dimana subyek film berada.

3. Wide Shot (WS)
Wide Shot, subjek sudah dapat diidentifikasikan dengan jelas karena telah memenuhi frame gambar meski terdapat jarak diatas kepala dan dibawah kaki. Penggunaan jarak diatas dan dibawah subyek tersebut digunakan untuk ruang aman agar lebih nyaman untuk dilihat.
 Contoh pengambilan gambar Wide Shot (WS)
Wide Shot (WS)
Tipe Wide Shot di beberapa lingkungan produksi juga sering disebut Long Shot, Full Shotdan Total Shot, dimana subyek ditampilkan secara keseluruhan.

4. Mid Shot (MS)
Mid Shot atau sering disebut juga sebagai Medium Shot merupakan shot yang menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara lebih rinci, pada subyek manusia tipe shot ini akan menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala.
Pengambilan gambar Mid Shot (MS)
Mid Shot (MS)

Tipe Mid Shot masih memiliki ruang untuk memberi keleluasaan subyek dalam bergerak, shot ini sering juga digunakan sebagai permulaan pengambilan gambar sebelum kameraman mengambil gambar lebih dekat untuk mengekpose reaksi dan emosi subyek.
Bagi penonton tipe shot ini masih dirasakan seolah-olah mereka sedang melihat seluruh subjek. Shot ini sering digunakan saat subyek berbicara untuk memberi informasi, misalnya pada waktu wawancara, pengambilan gambar presenter televisi maupun saat dialog dalam film fiksi.

5. Medium Close Up (MCU)
Medium Close Up merupakan jenis shot untuk menunjukkan wajah subyek agar lebih jelas dengan ukuran shot sebatas dada hingga kepala.
Contoh Medium Close Up (MCU)
Medium Close Up (MCU)

Ekpresi wajah dari tipe shot ini sudah bisa ditangkap melalui frame kamera.

6. Close Up (CU)
Tipe shot Close Up sering digunakan untuk menekankan keadaan emosional subyek. Tipe shot ini biasanya mengambil subyek manusia hanya bagian kepala saja. Close up juga berguna untuk menampilkan detail dan dapat digunakan sebagai cut-in.
Contoh gambar Close-Up (CU)
Close-Up (CU)

Wide Shot dan Mid Shot biasa digunakan untuk memberikan fakta-fakta dan informasi umum, sedangkan pengambilan gambar dengan tipe close up dapat digunakan untuk merekam ekspresi wajah subyek lebih mendalam, sehingga penonton dapat turut merasakan emosi yang diutarakan oleh subyek.

7. Extreme Close Up (ECU, XCU)
ECU (juga dikenal sebagai XCU) merupakan tipe shot untuk menampilkan detail obyek, misalnya mata, hidung, atau telinga.
Pengambilan gambar Extreme Close Up (ECU, XCU)
Extreme Close Up (ECU, XCU)

Melakukan pengambilan gambar dengan Extreme Close Up perlu pertimbangan khusus, hal ini jarang sekali dilakukan apabila tidak ada alasan yang kuat.

8. Cut-In (CI)
Cut-In adalah tipe shot yang diambil secara khusus dengan menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara rinci.
Contoh gambar untuk Cut In (CI)
Cut In (CI)
Hal ini biasanya digunakan untuk menekankan emosi subyek, misalnya gerakan tangan, gerakan kaki, atau yang lainnya sehingga bisa menunjukkan antusiasme, agitasi, kegelisahan, atau apapun yang dialami subyek.

9. Cutaway (CA)
Cutaway adalah jenis shot yang digunakan untuk membangun situasi, subjek bisa berbeda, misalnya hewan kesayangan milik subyek, bagian yang berbeda dari subjek misalnya properti milik subyek, atau apa pun. Cutaway ini bisa digunakan sebagai penguat suasana shot dan menambah informasi tertentu tentang subyek melalui bahasa visual.

10. Two Shot
Two Shot merupakan tipe shot yang menampilkan dua orang dalam satu frame kamera, tipe shot ini dapat digunakan untuk membangun hubungan antara subjek satu dengan lainnya, masing-masing subyek dapat saling berinteraksi dan terlibat dalam gerakan atau tindakan dalam pengambilan gambar.
Contoh pengambilan gambar Two-Shot
Two-Shot

Tipe shot ini juga sering digunakan ketika dua presenter sedang membawakan acara ataupun memperkenalkan dua orang secara bersamaan.

11. Over the Shoulder Shot (OSS)
Over the Shoulder Shot merupakan tipe shot yang dilakuakan untuk dua subyek, namun pengambilan gambar dilakuakan dari belakang bahu salah satu subyek. Orang yang dihadapi subjek biasanya harus menempati sekitar 1/3 frame.
Pengambilan gambar Over the Shoulder Shot (OSS)
Over the Shoulder Shot (OSS)

Tipe shot ini biasa digunakan dalam sebuah percakapan dua subyek, Framing gambar bisa dilakukan bergantian sehingga visual dapat terlihat dinamis.

12. Noddy Shot
Noddy Shot biasanya digunakan dalam wawancara maupun dialog.
Pengambilan gambar video - Noddy Shot
Noddy Shot
Tipe shot ini juga digunakan untuk menangkap respons maupun reaksi salah satu subyek saat subyek lain bicara dalam pengambilan gambar Over the Shoulder shot.



13. Point-of-View Shot (POV)
Point-of-view shot  adalah tipe shot yang menunjukkan sesuatu dari sudut pandang subjek, dalam hal ini fungsi kamera sebagai mata subjek.
Subyek melihat gambar tangan

Subyek melihat gambar tangan

gambar tangan sebagai Point of View Shot (POV)
gambar tangan sebagai Point of View Shot (POV)

14. Weather Shot
Weather Shot merupakan tipe shot yang menjelaskan tentang cuaca dimana subyek berada.
Contoh pengambilan gambar Weather Shot
Weather Shot
Shot-shot cuaca biasanya juga dapat digunakan untuk mewakili suasana hati subyek.

B. GERAKAN KAMERA
Panning
Panning adalah gerakan kamera secara horizontal (posisi kamera tetap di tempat) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.


  • Pan right : gerak kamera mendatar dari kiri ke kanan.
  • Pan left : gerak kamera mendatar dari kanan ke kiri.


Tilting
Tilting adalah gerakan kamera secara vertikal (posisi kamera tetap di tempat) dari atas ke bawah atau sebaliknya.


  • Tilt up : gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas.
  • Tilt down : gerak kamera secara vertikal dari atas ke bawah.
  • Tracking :Track adalah gerakan kamera mendekati atau menjauhi obyek.
  • Track in : gerak kamera mendekati obyek
  • Track out : gerak kamera menjauhi obyek



SUDUT PENGAMBILAN KAMERA

High Angle (Bird eye view)
Posisi kamera lebih tinggi dari obyek yang diambil.

Normal Angle
Posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata obyek yang diambil.

Low Angle (Frog eye view)
Posisi kamera lebih rendah dari obyek yang diambil.

Obyektive Kamera
Tehnik pengambilan di mana kamera menyajikan sesuai dengan kenyataannya.

Subyektive Kamera
Tehnik pengambilan di mana kamera berusaha melibatkan penonton dalam peristiwa. Seolah-olah lensa kamera sebagai mata si penonton atau salah satu pelaku dalam adegan.

Minggu, 03 Maret 2019

10 Film Terfavorit

Berikut !0 Film Terfavorit pilihanku :

1. Mission: Impossible – Fallout


Mission: Impossible – Fallout : Situs Screen Rant menyebut Ethan Hunt telah sukses menjalani misi terbaiknya lewat film ini. Dan saya pun setuju dengan pendapat tersebut: Fallout merupakan karya terbaik dari keseluruhan film Mission: Impossible.

2. Avengers: Infinity War



Infinity War merupakan film ketiga dari Avengers dan sekaligus film ke-19 dalam rangkaian MCU.
Film bertabur banyak superhero yang hadir dengan penuturan kisah emosional ini mencatatkan beragam rekor box office. Seperti menduduki posisi teratas film terlaris 2018, peringkat keempat film terlaris sepanjang masa, dan menjadi film superhero pertama yang menembus angka $2 milyar untuk peredaran global.
3. Black Panther
Black Panther merupakan film superhero pertama yang diisi oleh mayoritas aktor keturunan Afro-Amerika. Nggak cukup dengan itu, Black Panther pun turut menjelma jadi salah satu film MCU tersukses. Ia menempati posisi kedua sebagai film terlaris di tahun 2018.
4.Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald
film-fantastic-beasts-the-crimes-of-grindelwald-penuh-misteri-nan-gelap
Filmnya dianggap “aneh” dan membuat sebuah akhir cerita yang menggantung. Banyak yang kesal, namun banyak yang penasaran juga dengan cerita film ini. Alhasil, per tanggal 17 Desember 2018, film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald yang masih tayang di beberapa bioskop dunia berada di peringkat 10 sebagai film Hollywood terlaris 2018. Film ini meraup keuntungan hingga $595.9 atau setara dengan Rp 8.7 triliun.
5. Ant-Man and the Wasp
daftar10-film-hollywood-terlaris-di-sepanjang-tahun-2018
Di peringkat ke sembilan film superhero Marvel, yang berjudul Ant-man and the Wasp. Kualitas film-film superheroyang selalu melekat di  hati penonton menjadikan film ini sukses meraup keuntungan. Apalagi cerita Ant-Man and the Wasp yang kerap dikaitkan dengan kelanjutan dari Avengers: Infinity War sehingga membuat banyak penonton menjadi penasaran. Hasilnya, film ini berhasil meraup keuntungan  sebesar $622.7 atau setara dengan Rp 9 triliun.
6. Venom
yuk-ke-bioskop-ini-4-rekomendasi-film-yang-wajib-kamu-tonton-di-akhir-pekan
Film anti-hero yang satu ini dikritik banyak orang. Namun, tetap saja rasa penasaran yang begitu tinggi membuat penggemar film berdatangan ke bioskop untuk melihat penampilan Tom Hardy sebagai Venom. Faktanya, film ini berhasil meraup keuntungan hingga $852.7 atau sebesar Rp 12, 4 triliun.

7. Kingsman: The Secret Service


Film yang menceritakan Seorang veteran agen rahasia merekrut remaja untuk dilatih menjadi agen rahasia hebat.

8. The Amazing Spiderman
Hasil gambar untuk andrew garfield spiderman

Sebenarnya saya lebih suka the amazing spiderman yang di perankan oleh Andrew Garfield tetapi tidak tahu ada permasalahan seperti apa spiderman di perankan oleh Aktor Baru yang bernama Tom Holand
Menceritakan tentang Peter Parker berusaha mencari jati dirinya. Bersama kekasihnya, Gwen Stacy, Peter juga berusaha menemukan identitas dirinya di tengah persoalan asmara, komitmen dan permasalahan lainnya. Dalam perjalanannya, Peter membongkar sebuah rahasia yang disimpan mendiang ayahnya, rahasia yang akan 
9. Ip Man

Hasil gambar untuk film ip man

Ip Man adalah sebuah film aksi-seni bela diri asal Hong Kong buatan tahun 2008 dan disutradarai oleh Wilson Yip dengan naskah tulisan Edmond Wong. Film ini dirilis oleh Mandarin Films Distribution di Hong Kong dan Cathay-Keris Films di Singapura.
Ip Man dikenal untuk pemeran-pemerannya yang merupakan aktor-aktor bintang Tionghoa: Donnie Yen, Simon Yam, Lynn Hung, Hiroyuki Ikeuchi, Lam Ka-Tung.

10. Capten Marvel 
Hasil gambar untuk Captain marvel

Captain Marvel adalah superhero wanita dari Marvel yang mempunyai banyak kekuatan setara seperti Superman. Superhero yang bernama Carol Danvers ini awalnya merupakan seorang pilot luar angkasa, dan ia mendapatakan kekuatan supernya dari bangsa luar angkasa Karena Kecelakaan Hebat.

Jumat, 01 Maret 2019

Membedah Unsur Unsur film pada satu film favorit

"Keluarga Cemara"




Keluarga Cemara adalah film Indonesia yang merupakan adaptasi dari cerita bersambung yang dimuat di majalah Hai dan kemudian menjadi novel berseri karya Arswendo Atmowiloto dan sinetron berjudul sama. Film ini pertama ditayangkan dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada tanggal 29 November dan 1 Desember 2018 dengan didahului press screening di Jakarta pada tanggal 13 November 2018. Pada 3 Januari 2019, film ini resmi dirilis di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

SINOPSIS

Abah terpaksa membawa kembali keluarganya tinggal di kampung, di rumah warisan orang tua Abah, karena kebangkrutan yang dialami Abah. Perubahan kondisi ekonomi keluarga, dari yang serba berkecukupan menjadi harus hidup sederhana, tidak gampang diterima semua anggota keluarga, terutama Euis, si sulung. Tapi banyak hal positif yang di rasakan keluarga Abah di tengah keterbatasan. Seperti petikan di Soundtrack film ini: "harta yang paling berharga adalah keluarga."


FILM KELUARGA CEMARA

Film Keluarga Cemara men-set cerita dan konflik yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Cerita yang sebenarnya merupakan gambar kehidupan sehari-hari dikemas dengan permainan emosi yang rapi dan intes. Bukan komedi ya, tapi humor ala sebuah keluarga. Semua pesan dan emosi sampai dengan utuh ke penonton. Sehingga rasa suka dan sedih pemain bisa dirasakan penonton. Sejumlah pemain lama dan pemain baru bermain dengan cantik dan terasa natural. Ketawa, air mata, amarah dan kekecewaan. Di gambarkan sehingga mampu nularin ke penonton.
Tidak nyangka dengan acting Euis dan Ara yang main natural. Penulis dan Sutradara berhasil membuat signature tersendiri film ini. Ditambah beberapa soundtrack yang apik dan diletakkan dengan pas pula.






PESAN

Satu pesan yang sangat jelas disampaikan film ini, begitu berartinya dan pentingnya sebuah keluarga dalam semua sendi kehidupan. Dan setiap orang membutuhkan orang lain untuk berbagi "beban" yang dia rasakan. 

Kemudian sebagai orang tua berbicara dan berdiskusilah dengan anggota keluarga, bahkan anak apa yang di inginkan. Sehingga kita salah mengambil langkah dan anak pun bisa mengerti apa yang terjadi dengan orang tuanya.

Jadi tidak hanya sebuah hiburan yang mendidik, tapi film ini menjadi cermin bagi kita dan belajar menjadi lebih arif dan bijaksana. Karakter Abah dan Euis banyak memberikan cermin pelajaran bagi kita.

PEMERAN: 



  • Ringgo Agus Rahman sebagai Abah
  • Nirina Zubir sebagai Emak
  • Adhisty Zara (Zara JKT48) sebagai Euis
  • Widuri Sasono sebagai Cemara
  • Ariyo Wahab sebagai Fajar
  • Asri Welas sebagai Ceu Salmah
  • Joshia Frederico sebagai Andi
  • Kafin Sulthan sebagai Deni
  • Kawai Labiba M.A. sebagai Ima
  • Yasamin Jasem sebagai Rindu
  • Abdurrahman Arif sebagai Kang Romly
  • Maudy Koesnaedi sebagai Tante Pressier
  • Andrew Trigg sebagai Luc
  • Melati Putri Rahel Sesilia (Melati JKT48) sebagai Bianca
  • Eve Antoinette Ichwan (Eve JKT48) sebagai Via
  • Citra Ayu Pranajaya sebagai Fika
  • Thalia Ivanka Elizabeth (Vanka JKT48) sebagai Diva
  • Gading Marten sebagai Pak Mario, guru Bahasa Inggris.
  • Aci Resti sebagai Nita, sekretaris Abah di PT Bangun Damai
  • Widi Mulia sebagai guru seni SD Pertiwi


SINEMATOGRAFI

Pergerakan kamera dan komposisi gambar di film Keluarga Cemara enak di lihat. Komposisi gambar terasa meyakinkan dan nyaman dipandang mata.
Sinematografi dan perapaduan dengan beberapa soundtrack pengiring membuat film ini sangat lembut dan menyentuh hati

Directed                       : Yandy Laurens
Script Writer                : Yandy Laurens/Ginatri S. Noer
Executive Prod            : Rahadian Agung/Pandu Birantoro/Andi Boediman
Producer                       : Anggia Kharisma/Ginatri S.Noer
Music                           : Rifat Syaugi Fachir
Cinematography          : Robie Taswin
Editing Film                  : Hendra Adhi Susanto


x

Senin, 25 Februari 2019

Ada Apa Saja Dengan Film



BERIKUT ADALAH BEBERAPA ISTILAH YANG SERING MUNCUL DALAM MEMBICARAKAN FILM ATAU SINEMATOGRAFI :


SHOT : Sebuah pengambilan gambar tunggal yang meruapakan bagian dari scene, kalau dianalogikan dengan buku, ia adalah sebuah kalimat.

SCANE : Sebuah kesatuan dramatik yang terjadi dari satu atau beberapa shot, scane biasanya mengambil tempat yang berurutan dalam waktu, sama dalam setting dan sama penggunaan karakternya.


SEQUENCE : adalah 
serangkaian scene atau shot-shot, yang merupakan suatu kesatuan utuh. Satu sequence bisa berlangsung pada satu seting atau di beberapa seting. Sebuah sequence bisa dimulai sebagai adegan eksterior dan dilanjutkan dengan adegan di interior.

GENRE : bentuk, kategori atau klasifikasi tertentu dari beberapa film yang memiliki kesamaan bentuk, latar, tema, suasana dan lainnya.


SERIES : Adalah rangkaian program televisi dengan  standar program dengan karakter utama yang sama dengan cerita yang berlainan setiap episode nya. Contoh nya Film Avenger
















SERIAL : kata benda (noun) yang menunjukan sebuah serangkaian cerita dari subjek yang sama tetapi satu cerita tersebut bukan termasuk lanjutan dari cerita sebelumnya, namun menampilkan topik yang berbeda.

SEQUEL :  S
ebuah karya dalam sastra, film, atau media lain yang menggambarkan kronologis kejadian orang-orang berikut kerja sebelumnya.

Minggu, 24 Februari 2019

Sinematografi


Apa itu Sinematografi?
















Kali ini kita akan membahas istilah SINEMATOGRAFI. Apa sih sinematografi itu? 

"Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus menggabung - gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang memiliki kemampuan menyampaikan ide dan cerita."

Sinematografi (cinemathography) merupakan ilmu yang mempelajari seputar dunia perfilman.
Pengertian secara harafiah film Cinemathography berasal dari kata Cinematho atau phytos yang berarti cahaya dan graphie atau grahp yang berarti tulisan atau gambar.
Film merupakan produk sinematografi. Pengertian film sendiri yaitu lapisan - lapisan cairan selulosa atau biasa dikenal seluloid oleh para sineas.
Orang yang bertanggung jawab semua aspek visual dari pembuatan film disebut sebagai sinematografer.
Sinematografer juga merupakan kepala bagian departemen kamera, departemen pencahayaan dan Grip Departement. Sinematografer sering disebut juga sebagai Director of Photography atau disingkat DoP.
Pada industri perfilman, Sinematografer atau DoP akan dibantu oleh sebuah tim yang terdiri atas :  


  1. 1st Camera Assistant, bertugas mendampingi dan membantu semua kebutuhan shootingmulai dari pengecekan alat - alat hingga persiapan sebuah shot.
  2. Focus Puller, bertugas membantu sinematografer dalam memutar focus ring pada lensa sehingga subjek yang diikuti kamera bisa terus dalam area fokus. 
  3. Camera Boy, seorang asisten kamera yang bertugas membawa kamera atau mempersiapkan kamera mulai dari tripods hingga memasang kamera pada tripods tersebut.
  4. Grip, bertugas untuk memastikan letak kamera seperti yang diinginkan DoP baik secara level atau tinggi rendahnya. Grip juga bertanggung jawab dalam perpindahan kamera artinya Grip departemen yang memasang dollu track dsb
  5. Gaffer, seseorang yang bertanggung jawab atau kepala departemen pencahayaan. Gaffer akan berdiskusi dengan DoP tentang warna, jenis cahaya dan gaya tata cahaya DoP tersebut.
  6. Lightingman, orang - orang dalam departemen pencahayaan yang bekerja menata lampu sesuai dengan perintah Gaffer dan kemauan DoP.
Karena film adalah sebuah kerja tim (Team Work) maka sangatlah penting untuk seorang sinematografer atau DoP untuk mempunyai tim yang bisa bekerja sama secara tim dengannya. Artinya tidak bekerja secara individu, serta Seorang sinematografer harus mengenal dan memahami alat - alat yang akan dipakai dalam   pembuatan sebuah film.

Sekian informasi seputar Sinematografi. Semoga bermanfaat. Salam Sinema!


Rabu, 20 Februari 2019

SCREENING FILM FESTIVAL DI BEE COFFEE




SERUU SEKALIII
Mendapat tambahan Ilmu baru, Pada hari Rabu, 13 Februari 2019 kami dapet tugas dari Dosen kami untuk menghadiri Screening Film Festival bersama Mahasiswa-Mahasiswi STISIPOL CANDRADIMUKA jurusan Ilmu Komunikasi  yang berantusias untuk datang ke Acara tersebut, yang diadakan di Bee Coffe di jalan pangeran 15 ulu dekat dengan lokasi Jakabaring Palembang.

Pemutaran film yang dilakukan oleh Arhan mahasiswa jurusan perfilman semester 2 Institut Kesenian Jakarta.
Adapun film yang di tampilkan :
  •          FANA
  •          EUNOIA
  •          THIS COULD'VE BEEN A HAPPY ENDING
  •          PEACE
  •          IS THERE A CHANGE LEFT FOR HAPPINESS?
  •          UKEK
  •          LINGKARAN KECIL
  •          LEGOWO
  •          COLLIDING FEELINGS "MUSIC VIDEO"



Film–film yang di tampilkan membuat saya kagum atas film yang sudah kak arhan buat, karena menurut saya fillm yang ia buat sudah bisa di bilang hampir sama dengan film bisokop indonesia dimana pengambilan gambar, cahaya, suasana, dan sinematografi yang pas banget, enak di tonton.

Banyak pelajaran yang saya dapat ambil dari kak Arhan mengenai Pembuatan film pendek ini salah satunya kak Arhan bilang bahwa Membuat Film Itu tidak harus mempunyai budget yang besar, tidak harus mempunyai alat yang lengkap, kak arhan mengajarkan bahwa dari keterampilan mengambil gambar, lighting, dekorasi, dalam memilih aktor dan yang lainya, dari sini kita sudah menciptakan film pendek yang keren.

Jumat, 15 Februari 2019

SEMINAR BROADCASTING RADIO ELSHINTA & TALKSHOW INTERAKTIF BERSAMA GENPI SUMSEL

Seminar Broadcasting Bersama Radio ELSHINTA


Selasa, 12 Februari 2019 – Seminar Yang bertajuk “BROADCASTING RADIO DAN TALKSHOW INTERAKTIF BERSAMA GENPI SUMSEL DAN ELSHINTA RADIO NEWS AND TALK” yang diadakan di Aula Ismail Djalili Stisipol Candradimuka Palembang berlangsung sangat meriah dan sangat mengedukasi.


Sekitar Jam 09.00 Ruangan Aula Ismail Djalili sudah padat dipenuhi dengan mahasiswa/I yang sangat antusias mendaftarkan diri sebagai peserta seminar maupun peserta lomba pada saat itu. 

Broadcast adalah suatu proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya, dan bisa juga didefinisikan sebagai layanan server ke client yang menyebarkan data kepada beberapa client sekaligus dengan cara paralel dengan akses yang cukup cepat dari sumber video atau audio.

Seminar Broadcasting Radio dan Talkshow Interaktif Bersama Genpi Sumsel yang diadakan oleh salah satu radio ternama di Palembang yaitu Elshinta FM sebagai bentuk dari kerjasama antara radio Elshinta dan GenPI SumSel. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT Radio Elshinta yang Ke-19 yang bekerjasama dengan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka, GenPI SumSel dan Himakom STISIPOL Candradimuka Palembang.

Seminar Broadcasting Radio kali ini diisi oleh :
  1.  Anggun Prisma (Anchor Elshinta Palembang)
  2.  Haris Ansor (Pemenang Pembaca Berita Radio KPID Sumsel Award 2018)


sedangkan Talkshow Interaktif nya bersama Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A (Ketua Umum GenPI SumSel) sukses dilaksanakan di Aula Ismail Djalili STISIPOL Candradimuka Palembang, Selasa, 12 Februari 2019.
Acara ini lebih banyak menceritakan bagaimana dunia public speaking dan broadcasting itu seperti apa. Dihadiri oleh mahasiswa yang tertarik dengan dunia Public Speaking dan Broadcasting, acara ini lebih tepat terbilang sebagai pembekalan awal untuk mahasiswa yang hendak terjun kedunia Public Speaking dan Broadcasting khusus di dunia penyiaran radio.
Seminar Broadcasting Radio kali ini membahas tema mengenai broadcasting radio, mas haris berpesan jika ingin menjadi seorang anchor yang bagus tentunya tidak harus selalu memiliki suara yang bagus tetapi harus berpedoman kepada 3 hal yang penting yakni :

1.              Artikulasi yang jelas pada saat penyampaian  informasi
2.              Intonasi yang bagus
3.              Informasi yang disampaikan berpegang pada UUD tentang penyiaran berita dan berita yang dipilih tidak boleh berita yang mengandung unsure hoax.

Sedangkan untuk Talkshow Interaktif pada hari itu disiarkan secara langsung oleh radio Elshinta mengenai Genpi Sumsel yang informasinya langsung diberikan oleh Sumarni Bayu Anita , S.Sos, M.A selaku ketua umum Genpi Sumsel . kutipan kalimat yang saya ingat pada saat itu “Dunia Pariwisata sangat berkembang pada saat sekarang dan untuk mempromosikannya jangan menyia-nyiakan kemajauan teknologi yang ada. Cukup dengan mengambil foto di tempat pariwisata ulpload jangan lupa sertakan  hashtag itulah satu langkah untuk mengenalkan dunia pariwisata kepada masyarakat luas.
















Foto kami bersama kak Anggun Prisma (Anchor Elshinta Palembang) 


Di akhir acara dipandu dengan Kak Purwa karna selain Seminar dan Talkshow acara ini juga mengadakan games dengan berbagai hadiah menarik dari berbagai sponsor seperti Aston Hotel Palembang, The 101 Hotel Palembang, Equatore Rooftop Café, Inez Kosmetik dan juga Tropical Garden Spa


Seminar yang sngat bermanfaat sekaligus menambah pengetahuan untuk kita bersama.